Tower Jaringan Telkomsel Rusak, Komunikasi Desa Posek Terputus

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kerusakan alat ini tentunya dapat menghambat komunikasi desa dan kecamatan Posek

Keterangan foto : tower jaringan

Lensanews.co.id-Pentingnya akses telekomunikasi di tingkat desa yang jauh terutama di pulau-pulau kecil merupakan tuntutan prioritas utama terhadap informasi dan hubungan komunikasi. Salah satunya yaitu tower telkomsel di Desa Posek, dimana sudah hampir 4 bulan ini tidak berfungsi alias rusak, terang Masmin Kepala Desa Pada, Kecamatan Posek, Rabu (13/02/2019).

“Sudah hampir 4 bulan ini tower telkomsel di wilayah Desa Posek rusak. Dengan tidak berfungsinya signal jaringan telkomsel ini terasa sekali putusnya komunikasi dan informasi di lingkungan masyarakat Kecamatan Posek, terutama Desa Posek. Rusaknya tower telkomsel ini menyebabkan kecamatan Posek mati terhadap hubungan telekomunikasi bahkan terkesan terisolasi, karena masyarakat di kecamatan Posek 90% nya menggunakan akses telekomunikasi jaringan Telkomsel, meskipun saat ini ada tower Indosat”, ungkap Kades. Posek ini.

Keterangan foto : Kepala Desa Posek, Masmin.

Dikatakannya, untuk Desa Posek saja ada lebih kurang 1.500 jiwa. Untuk Kecamatan Posek memiliki 3 desa yaitu Desa Posek, Desa Suak Buaya dan Desa Busung Panjang. Kerusakan alat ini tentunya dapat menghambat komunikasi desa dan kecamatan Posek. Kita berharap sekali agar alat yang rusak ini bisa segera diperbaiki dab difungsikan kembali”, harap masmin.

Azriansyah Babinsa Desa Posek mempertegaskan, “Kerusakan dari fungsi komunikasi tower telkomsel ini benar-benar membawa dampak terhadap Desa Posek dan Kecamatan Posek untuk melakukan hubungan komunikasi keluar. Ini sangat penting di era digitalisasi saat ini, terutama pada akses informasi. Apalagi jika ada infomasi yang bersifat darurat, seperti baru-baru ini terjadinya kebakaran pada salah satu rumah warga. Dengan putusnya komunikasi ini membuat masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa seakan mati langkah. Ini baru salah satu musibah. Nah terlebih  jika ada musibah darurat yang lainnya seperti pada dunia pendidikan dan informasi pemerintahan, akan tambah memperburuk keadaan”, ungkap Azri, panggilannya di masyarakat.

Keterangan foto : Babinsa Desa Posek, Azriansyah

Dijelaskannya, secara riil masyarakat Desa Pada, Kecamatan Posek menggunakan akses telkomsel. Meskipun ada tower indosat. Namun mayoritas masyarakat menggunakan akses seluler menggunakan telkomsel. Masyarakat sangat membutuhkan dan menjadi skala prioritas untuk berhubungan keluar dengan cepat. Baik memberi informasi maupun menyampaikannya”, ungkap Azri lagi.

Lebih jauh ia menjelaskan, “kita sudah coba tanyakan penyebab dari tidak berfungsinya tower telkomsel ini, dari keterangan petugas menyebutkan hal ini dikarenakan adanya alat utama yang di sebut RRU (Remote Radio Unite) atau alat penguat komunikasi namun sudah hampir empat bulan ini alat tersebut belum juga diperbaiki. Sementara masyarakat selalu bertanya kapan tower telkomsel itu bisa berfungsi seperti sediakala. Hal inilah yang tidak bisa kami jawab selaku pengayom masyarakat”, tutup Azri.(mih)

Share.

Leave A Reply