Tanjungpinang dan Bintan Akan Kembali Mengalami Pemadaman Listrik

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Lensanews.co.id-Tampaknya Masyarakat Tanjungpinang dan Bintan akan kembali mengalami pemadaman Listrik seperti yang terjadi beberapa tahun lalu.

General Maneger PLN Area Tanjungpinang Fauzan mengatakan, pemadaman tersebut karena ada pemeliharaan sumur gas di Gresik, Sumatera Selatan (Sumsel) dari 23 Februari sampai dengan 1 Maret 2019.

“Sudah tidak memungkinkan lagi ditunda (pemeliharaan,red), pemerintah sudah mengizin pemeliaharaan,” ujarnya kepada awak media di Rumah Makan Mie Tarempa, Tanjungpinang. Rabu (20/02/2019).

Fauzan menurutnya, pemeliharaan tersebut mengakibatkan pasokan gas ke PLN Bright Batam terganggu. Sebelumnya mendapat pasokan 40 BBTUD, karena pemeliharaan tersebut hanya mendapat 14 BBTUD.

“Pembangkit listrik di batam 70 persen dari gas, otomatis sebagian pembangkit gas tidak maksimum.  Finalnya sampai sore kondisi terkini, PLN rapat sama ESDM untuk mencari gas dari tempat lain seperti perusahaan Petro Cina,” katanya.

Menurutnya akibat kurangnya pasokan Listrik mengakibatkan terjadi pemadaman listrik tiga kali setiap harinya dengan durasi tiga jam. “Tanjungpinang defisit 30 megawatt,” katanya.

Pihaknya, juga akan mengupayakan mengoprasikan kembali PLTD Air Raja untuk mengurangi beban. Menurutnya, PLTD Air Raja memiliki daya 9 megawatt.

Ia pun sudah mengantisipasi agar sektor pelayanan Publik tidak ada pemandaman.

“Saya sudah perintahkan untuk menyurati pelangan besar yang memiliki genset, untuk bisa diambil langkah antisipasi,” tukasnya.(Budi)

Share.

Leave A Reply