Kesbangpol Lingga Adakan Sarasehan Harmonisasi Pencegahan ATHG Antar Etnis Menjelang Pileg dan Pilres di Kabupaten Lingga

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Lensanews.co.id-Kesbangpol Kabupaten Lingga mengadakan sarasehan harmonisasi antar etnis dengan mengambil tema, “Antisipasi pencegahan ATHG menjelang PILEG dan PILPRES di Kabupaten Lingga”, kegiatan ini dilaksanakan di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga. Untuk pembuka dilaksanakan di wilayah dapil 3 yang di mulai dari Kecamatan Singkep Pesisir yang dilaksanakan di Gedung pertemuan Jenang Amanah, Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Rabu (27/02/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh bupati dan wakapolres. Lingga sebagai narasumber.
Kegiatan Yang dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol, H. Armea, dalam pembuka katanya menyebutkan, “kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian akan betapa pentingnya suara dari para pemilih dan perlunya keamanan dan kenyaman serta pentingnya suara tersebut, serta perannya memilih para wakilnya baik di Pileg dan Pilres”, ungkap armea.

Dikatakannya pula, adapun tujuan dari pelaksanaan sarasehan ini dengan tujuan agar masyarakat itu tau betapa bergunanya suara yg diberikan bagi bangsa dan negara. Sebagai warga negara yg baik maka hak suara itu semestinya bisa digunakan dengan baik pula.

H. Alias wello, S.IP selaku Bupati Lingga dalam kesempatan itu mengatakan, “kite menghadapi pesta demokrasi yang diharapakan kepada seluruh masyarakat untuk ikut menggunakan hak pilihnya di Pileg dan Pilpres nanti pada 17 april 2019″, ungkap Awe sapaan akrab Bupati Lingga.

Lanjutnya, ” kita juga harus dapat menjaga daerah, jangan mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang belum jelas kebenarannya dan perlu menghindari jangan sampai mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Meskipun kite berbeda namun harus bersama, kita jaga ketentraman dan keamanan”, harapnya.

Menurut Awe, “pilihan politik itu hak dan pilihan pribadi yang tidak boleh di beli dan jangan sampai terbeli. Bagi yang pemula perlu di dorong untuk menggunakan hak suaranya”.

“Perbedaan pilihan di politik jangan sampai memecahbelahkan kita, karena yang dipilih itu adalah para wakil rakyat. Apalagi Lingga saat ini sedang giat membangun, maka ketentraman dan kenyamanan itu sangat penting, untuk itu kita harus saling menjaga”, pintanya.

Harapannya, “untuk itulah pada pemilihan nanti, pilihlah para wakil yang mampu menyampaikan hasrat masyarakat dalam bentuk aspirasi masyarakat”.

Sementara Wakapolres. Lingga Ferry Aprizon menyampaikan, “pulau yang dihuni di Lingga ini hanya 4% daratan saja, dari 604 pulau yang ada di Lingga.  Dimana terdiri dari 13 Kecamatan. Namun, saat ini Polres Lingga baru memiliki 4 Kapolsek saja. Meskipun dengan keterbatasan ini, Polres. Lingga tetap melakukan antisipasi pengamanan agar tetap terkendali sesuai dengan motto Polri yakni “Pelayan, pelindung, pengayom dan pengamanan”. Maka pelaksanaan Pileg dan Pilpres kedepan kita harus teliti dan telaah pada pemilihan wakilnya nanti di Pileg dan Pilpres”.

“Jagalah kondisi yang sudah ada saat ini, yakni aman, sejuk dan yaman. Apalagi di Lingga ini sejak dulu sudah terjalin kebersamaan di masyarakat”, terang Wakapolres. Lingga.

Sedangkan Mayor. CZI I Putu Suparna, Pabung (perwira penghubung) Kodim. 0315 Bintan pada penyampaian katanya menyebutkan, “pemilu ke depan, kita memilih 4 jenjang. Dari tingkat Kab. hingga ke Pilpres. Jadi kepada masyarakat gunakanlah hak pilihnya dengan benar dan jangan mudah menerima dan menyebarkan berita hoax. Jangan golput, terlebih hingga mudah terprovokasi terhadap ancaman keamanan situasi dan kondisi, jikalau ada temuan maka laporkan ke Panwaslu”, tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri pula Camat Singkep Pesisir, Kades. dan perangkat desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat umum se-kecamatan Singkep Pesisir.(atx)

Share.

Leave A Reply