GOW Lingga Gandeng JNE Express Gelar Acara UMKM Goes Online

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Lensanews.co.id – Dalam rangka mendukung tumbuh kembangnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Lingga, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lingga menggandeng JNE Express menggelar acara UMKM Goes Online di Aula Kantor Camat Lingga pada Selasa (10/09/2019) pagi.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Lingga, Perwakilan dari beberapa OPD terkait, Kepala Marketing JNE Wilayah Kepri beserta rombongan, Perwakilan dari Bank Riau Kepri Cabang Daik, Ketua PKK Kecamatan Lingga, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Ketua IPEMI, perwakilan LSM serta para pelaku UKM se-Kabupaten Lingga.

Mengawali acara, Yulius, SKM selaku Camat Lingga menyampaikan sambutannya. Pada kesempatan tersebut beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh GOW bekerjasama dengan JNE tersebut. Beliau menilai, acara tersebut sudah tepat sasaran karena menghadirkan para pelaku UKM daerah, sehingga diharapkan mampu memberikan stimulan, semangat dan mampu menggairahkan UKM Kabupaten Lingga kedepan.

“Para pelaku UKM kita selama ini hanya mengharapkan dari kunjungan orang-orang yang datang ke Lingga saja, atau dari event-event saja, sehingga menunggu waktu yang lama untuk perputaran uang yang berdampak pada nilai produksi dan modal,” ujarnya.

“Kedepan kami sangat berharap kepada dinas terkait, untuk lebih proaktif, lebih intens melakukan pembinaan secara bersama-sama dan simultan. Tanpa bimbingan, kegiatan semacam ini hanya bersemangat di awal-awal saja. Kita ingin UKM kita berkembang menjadi skala daerah, skala nasional dan bahkan menembus pasar internasional,” kata Yulius.

Wakil Bupati Lingga, M. Nizar, S.Sos Pada kesempatan itu menyampaikan beberapa pengarahan kepada dinas-dinas terkait yang hadir pada acara tersebut. Diantaranya arahan untuk mendata UMKM yang di Kabupaten Lingga, karena pada tahun 2020 mendatang akan ada program pemerintah darah untuk melakukan pemberdayaan dan pemberian bantuan terhadap para pelaku UKM.

Selain itu, beliau juga menghimbau agar setiap kali dinas-dinas di Kabupaten Lingga yang menghadiri pameran-pameran di luar daerah juga ikut mempromosikan produk-produk unggulan UKM asal Kabupaten Lingga.

Sementara itu, ia juga memberikan arahan kepada dinas terkait untuk memberikan kemudahan dan mempercepat proses kepengurusan izin UKM sehingga tidak menghambat tumbuh berkembangnya UKM tersebut. Namun demikian, harus tetap mengedepankan standar-standar dan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jika memang UKM tersebut sudah memenuhi syarat dan standar untuk kepengurusan izin tersebut, mohon untuk dipercepat dan dipermudah,” kata beliau menekankan.

Beliau menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar tidak putus setelah kegiatan ini saja. Ia berharap, dengan adanya kerjasama bersama JNE, akan mempermudah dan memuluskan langkah UMKM Kabupaten Lingga untuk mengembangkan sayap dan menyentuh pasar nasional dan internasional.

Pada acara ini juga ditampilkan beberapa produk unggulan asli Kabupaten Lingga yang sudah mulai berkembang, diantaranya ada ‘leka’ yang merupakan hasil anyaman dari tumbuhan resam asal UKM ibu-ibu Kampung Budus dari Desa Merawang, sabun cair berbahan dasar sagu yang merupakan hasil dari pengembangan teknologi tepat guna ibu-ibu dari Desa Duara, serta ‘gula tarik’ yang merupakan produk olahan air kelapa yang merupakan produk unggulan dari Kelurahan Senayang.

Diketahui bahwa produk leka yang semula hanya digunakan untuk alas panci di dapur-dapur rumah tangga di Kabupaten Lingga, saat ini telah mampu diinovasikan menjadi beberapa produk bermanfaat lainnya seperti piring, tempat gula, dan sebagainya. Bahkan untuk gula tarik sendiri sudah mampu memenuhi permintaan konsumen hingga 30 kilogram perbulan dan telah dipasarkan melalui salah satu swalayan di Tanjungpinang.

Penulis : m.i.h

Editor : ihand

Share.

Leave A Reply